Tuesday, July 30, 2013

THE CONJURING Menjadi Film Hantu Paling Mengerikan

THE CONJURING Menjadi Film Hantu Paling Mengerikan. Anda yang suka dengan film hantu, sekarang ada fil hantu yang menyeramkan yaitu The Conjuring. Berikut ulasan dan sinopsis dari The Conjuring. THE CONJURING didasarkan pada kisah nyata tentang investigasi oleh pasangan paranormal dan peneliti hantu Ed and Lorraine Warren. Keduanya yang meneliti kasus "Amityville Horror" yang terkenal di Amerika, rumah yang dipercaya berhantu.

THE CONJURING

Kisah dalam film ini bakal menyorot kehidupan keluarga Perron, yang tersiksa karena fenomena supranatural di rumah mereka. Fenomena tersebut sampai membuat ibu mereka kerasukan oleh setan. Semua fenomena tersebut muncul sejak keluarga tersebut memutuskan pindak ke sebuah rumah peternakan yang mereka beli melalui lelang.
Di rumah tersebut setiap jam dinding akan berhenti setiap pukul 03.07 pagi dan anak gadis mereka mengaku dihantui oleh "seorang bocah" dalam cermin.

Video THE CONJURING


THE CONJURING berhasil mencapai pendapatan tinggi serta diakui banyak pihak sebagai yang terseram karena satu hal. Alih-alih memberikan adegan penuh darah seperti dalam film gory, film ini membebarkan ketakutan kepada penonton dengan caranya yang artistik. "Tak butuh banyak waktu bagi film ini untuk memukau penonton, penggarapan yang apik membuat adegan petak umpet dalam film pun terlihat mengerikan. Horor yang dihadirkan Wan (sutradara) bukan hanya soal visualisasi saja namun mencakup psikologi penontonya," tulis Justing Chang, kritikus film dari Variety.
Kritikus juga merasa bahwa penokohan yang apik dalam film ini menjadi nilai tambah tersendiri. THE CONJURING benar-benar digarap berbeda dari kebanyakan film horor. "Dengan pemakaian efek visual yang minim, akting yang mengundang simpati, film ini layak disejajarkan dengan THE EXCORCIST dan THE AMITYVILLE," tertulis di The Hollywood Reporter.

Demikianlah artikel tentang THE CONJURING Menjadi Film Hantu Paling Mengerikan yang dapat saya bagikan untuk anda. Terimakasih.

0 komentar: